Jumat, 03 April 2020

Analisis Alat - Alat Manajemen

ASAS - ASAS  MANAJEMEN 

Analisis Alat - Alat Manajemen 

Berikut Ini adalah alat - alat manajemen :

Manusia atau masyarakat yaitu orang yang menggerakan dan melakukan aktivitas-aktivitas untuk mencapai tujuan pemerintahan, termasuk juga mendayagunakan sumberdaya lainnya. Manusia merupakan penggerak utama untuk menjalankan fungsi-fungsi manajemen. Sumber daya manusia yaitu segenap potensi yang dimiliki oleh manusia. Potensi yang dimiliki setiap manusia berbeda satu sama lain, untuk itu dibutuhkan pengelolaan agar diperoleh tenaga kerja yang puas akan pekerjaannya dan dapat mencapai tujuan organisasi dengan efektif dan efisien.

Man merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi pemerintahan. Dalam manajemen, faktor manusia adalah yang paling menentukan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja, sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. Oleh karena itu, manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan.

Uang atau Anggaran adalah factor yang amat penting, bahkan menentukan didalam setiap proses pencapaian tujuan,tentulah tidak dapat disangkal lagi. Setiap program, setiap kegiatan atau rutin maupun proyek, besar maupun kecil, semua itu tidak akan terlaksana tanpa adanya penyediaan uang atau biaya yang cukup.

Money atau Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang ada dalam anggaran pemerintahan. Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi pemerintahan.

Materi terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik, selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Sebab materi dan manusia tidak dapat dipisahkan, tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki.

Machine atau mesin digunakan untuk memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja. Machine atau Mesin digunakan ukt memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja. Digunakannya mesin-mesin dalam suatu pekerjaan adalah untuk menghemat tenaga dan fikiran manusia didalam melakukan tugas-tugasnya baik yang bersifat rutin maupun yang bersifat insedental, baik untuk pekerjaan-pekerjaan yang bersifat teknis industry (engineering) maupun yang bersifat teknis paperwork.

Dalam penyelenggaraan pemerintahan diperlukan metode-metode kerja. Suatu tata cara kerja yang baik akan memperlancar jalannya pekerjaan. Sebuah metode dapat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran, fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu, serta uang dan kegiatan usaha. Perlu diingat meskipun metode baik, sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. Dengan demikian, peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri.

Pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatanusaha yang ditunjukkan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang, jasa, ide kepada pasar sasaran agar dapat mencapai tujuan organisasi. Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku, maka proses produksi barang akan berhenti. Artinya, proses kerja tidak akan berlangsung. Oleh sebab itu, penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen.


Market atau Pasar merupakan faktor yang selalu berubah-ubah sesuai permintaan pasar dan bukan merupakan kebijakan dari manajemen. Demikian pula dengan Method atau tata kerja yang merupakan pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan dari organisasi dapat tecapai secara efektif dan efisien.

Administrasi Kependudukan Desa

Administrasi Kependudukan Desa 

Ukuran Statistik Analisis Kependudukan (Demografi)

            Administrasi Penduduk menurut Undang – Undang No 24 Tahun 2013 tentang perubahan atas Undang – Undang No 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Adalah rangkaian kegiatan penataan dan penertiban dalam penerbitan dokumen dan data kependudukan melalui pendaftaran penduduk, Pencatatan Sipil,Pengelolaan informasi Administrasi Kependudukan serta pendayagunaan hasilnya untuk pelayanan publik dan pembangunan sektor lainnya.

Administrasi Penduduk menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri No 47 Tahun 2016 tentang Administrasi Desa ialah kegiatan pencatatan data dan informasi mengenai kependudukan pada Buku Administrasi Penduduk. Kegiatan pencatatan data dan informasi mengenai kependudukan di Desa baik mengenai penduduk sementara, penambahan dan pengurangan penduduk maupun perkembangan penduduk dimuat dalam administrasi penduduk. Administrasi Penduduk atau Administrasi Kependudukan yang berlaku di Desa, meliputi :

•           Buku Induk Penduduk;
•           Buku Mutasi Penduduk Desa;
•           Buku Rekapitulasi Jumlah Penduduk;
•           Buku Penduduk Sementara; dan
•           Buku Kartu Tanda Penduduk dan Buku Kartu Keluarga.

Buku rekapitulasi jumlah penduduk sebagaimana wajib dilaporkan oleh Kepala Desa kepada Bupati/Walikota melalui camat setiap akhir bulan dalam bentuk formulir rekapitulasi jumlah penduduk.

Bentuk dan tata cara pengisian Buku Administrasi Penduduk sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

Profil Singkat dan Sejarah Desa Jayaraga

PROFIL DESA JAYARAGA



Kepala Desa: Mohamad Samsakti Alamsyah.

Alamat Kantor:  Jl. Subyadinata No. 445 RT. 03 RW. 05 Kode Pos 44151 Garut

POTENSI UMUM

Sebelah Utara : Desa Jati Kecamatan Tarogong Kaler
Sebelah Selatan : Desa Haurpanggung Dan kel.Jayawaras Kecamatan Tarogong Kidul
Sebelah Timur : Desa haurpanggung Kecamatan Tarogong Kidul
Sebelah Barat : Kelurahan Pataruman Kecamatan Tarogong Kidul

LUAS WILAYAH MENURUT PENGGUNAAN

Luas pemukiman : 74,00 Ha
Luas persawahan : 32,96 Ha
Luas perkebunan : 0,00 Ha
Luas kuburan : 0,09 Ha
Luas pekarangan : 4,00 Ha
Luas taman : 1,00 Ha
Perkantoran : 3,90 Ha
Luas prasarana umum lainnya : 19,04 Ha
Total luas : 134,99 Ha
Tanah Sawah : 32,96 Ha
Tanah Kering : 78,00 Ha
Tanah Basah : 0,00 Ha
Tanah Perkebunan : 0,00 Ha

TANAH FASILITAS UMUM

Lapangan olahraga : 10,00 Ha
Perkantoran pemerintah : 3,90 Ha
Ruang publik/taman kota : 1,00 Ha
Tempat pemakaman desa/umum : 0,09 Ha
Tempat pembuangan sampah : 0,05 Ha
Bangunan sekolah/perguruan tinggi : 4,00 H
Total luas : 19,04 Ha

IKLIM

Curah hujan : 1.140,00 mm
Jumlah bulan hujan : 4,00 bulan
Kelembapan : 100,00
Suhu rata-rata harian : 24,00 oC
Tinggi tempat dari permukaan laut : 700,00 mdl

JENIS DAN KESUBURAN TANAH

Warna tanah : Hitam dan Coklat

TOPOGRAFI

Desa/kelurahan dataran rendah : 1.300,00 Ha

LETAK

Desa/kelurahan kawasan perkantoran : Ya 35,00 Ha
Desa/kelurahan kawasan pertokoan/bisnis : Ya 22,00 H
Desa/kelurahan kawasan campuran : Tidak 0,00 Ha
Desa/kelurahan kawasan industri : Tidak 0,00 Ha
Desa/Kelurahan kepulauan : Tidak 0,00 Ha
Desa/Kelurahan pantai/pesisir : Tidak 0,00 Ha
Desa/Kelurahan kawasan hutan : Tidak 0,00 Ha
Desa/Kelurahan taman suaka : Tidak 0,00 Ha
Desa/Kelurahan kawasan wisata : Tidak 0,00 Ha
Desa/Kelurahan perbatasan dengan negara lain : Tidak 0,00 Ha
Desa/Kelurahan perbatasan dengan provinsi lain : Tidak 0,00 Ha
Desa/Kelurahan perbatasan dengan kabupaten lain : Tidak 0,00 Ha
Desa/Kelurahan perbatasan antar kecamatan lain : Tidak 0,00 Ha
Desa/kelurahan DAS/bantaran sungai : Tidak 0,00 Ha
Desa/kelurahan rawan banjir : Ya 15,00 Ha
Desa/kelurahan bebas banjir : Ya 115,00 Ha
Desa/kelurahan potensial tsunami : Tidak 0,00 Ha
Desa/kelurahan rawan jalur gempa bumi : Tidak 0,00 Ha


Jumlah Penduduk

Jumlah penduduk di Desa Jayaraga sebagai berikut: (data 2015)
Jumlah laki – laki
7197 orang
Jumlah Perempuan
6940 orang
Jumlah keseluruhan
14.137 orang
Jumlah Kepala Keluarga
4000 Kepala Keluarga

Potensi Ekonomi


Potensi yang ada di Desa Jayaraga. Selain menjadi pusat kuliner, di Desa Jayaraga terdapat UMKM dan berbagai bisnis seperti perdagangan. Dan potensi itu akan disiapkan melalui program Bumdes. Dalam unit Bumdes akan ada unit perdagangan, jasa kontruksi dan perbankan. 

SEJARAH DESA

Desa Jayaraga terdiri dari 72 RT/16 RW/3 Dusun) yang memiliki luas wilayah sekitar 130 Ha
Merupakan Pemecahan dari kecamatan tarogong yang tadinya termasuk Desa dimanganten. Karena Tarogong dipecah jadi tarogong kaler dan kidul. Maka Desa jayaraga dipisahakan menjadi salah satu desa di tarogong kidul.
Desa jayaraga merupakan desa yang berada ditengah-tengah kota dan sebagian besar adalah kelurahan. Kenapa masih menjadi desa dan tidak merubah menjadi kelurahan, karena prosedur untuk merubah status desa menjadi kelurahan terbilang sulit, salah satu syaratnya yaitu 3/4 masyarakat harus mengajukan ke BPD yang kemudian diproses ke DPRD (Dewan).
Desa mempunyai otonomi sendiri sehingga diberi kewenangan untuk mengurus dan mengatur wilayahnya secara mandiri, sedangkan kelurahan hanya menjalankan tugas yang diberikan oleh pemerintah diatasnya. Sehingga desa lebih leluasa untuk mengembangkan daerahnya. Oleh sebab itu desa Jayaraga tetap mempertahankan status desanya.
Desa Jayaraga termasuk desa yang belum mandiri. Dimana banyak potensi industri rumahan dan 30 Hektar masih pertanian.
            Karena desa semi kota, maka penduduk yang tinggal pun beragam dari berbagai daerah di desa ini. seperti padang, ambon, batak, dan sebagainya. Yang belum ada hanya orang Papua.


Program Prioritas


            Menurut Kepala Desa, Bapak Samsakti menegaskan, program keagamaan merupakan skala prioritas di Desa Jayaraga. Pendidikan keagamaan dan ketaqwaan merupakan fundamen yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia. 


Sumber:


Rabu, 13 Januari 2016

Legenda Sangkuriang

LEGENDA SANGKURIANG (TANGKUBAN PARAHU)


           Di Jawa Barat tepatnya di Kabupaten Bandung terdapat sebuah tempat rekreasi yang sangat indah yaitu Gunung Tangkuban Perahu. Tangkuban Perahu artinya adalah perahu yang terbalik. Diberi nama seperti karena bentuknya memang menyerupai perahu yang terbalik. Konon menurut cerita rakyat parahyangan gunung itu memang merupakan perahu yang terbalik. Berikut ini ceritanya.
Beribu-ribu tahun yang lalu, tanah Parahyangan dipimpin oleh seorang raja dan seorang ratu yang hanya mempunyai seorang putri. Putri itu bernama Dayang Sumbi. Dia sangat cantik dan cerdas, sayangnya dia sangat manja. Pada suatu hari saat sedang menenun di beranda istana, Dayang Sumbi merasa lemas dan pusing. Dia menjatuhkan pintalan benangnya ke lantai berkali-kali. Saat pintalannya jatuh untuk kesekian kalinya Dayang Sumbi menjadi marah lalu bersumpah, dia akan menikahi siapapun yang mau mengambilkan pintalannya itu. Tepat setelah kata-kata sumpah itu diucapkan, datang seekor anjing sakti yang bernama Tumang dan menyerahkan pintalan itu ke tangan Dayang Sumbi. Maka mau tak mau, sesuai dengan sumpahnya, Dayang Sumbi harus menikahi Anjing tersebut.

           Dayang Sumbi dan Tumang hidup berbahagia hingga mereka dikaruniai seorang anak yang berupa anak manusia tapi memiliki kekuatan sakti seperti ayahnya. Anak ini diberi nama Sangkuriang. Dalam masa pertumbuhannya, Sangkuring se lalu ditemani bermain oleh seekor anjing yang bernama Tumang yang dia ketahui hanya sebagai anjing yang setia, bukan sebagai ayahnya. Sangkuriang tumbuh menjadi seorang pemuda yang tampan dan gagah perkasa.

Pada suatu hari Dayang Sumbi menyuruh anaknya pergi bersama anjingnya untuk berburu rusa untuk keperluan suatu pesta. Setelah beberapa lama mencari tanpa hasil, Sangkuriang merasa putus asa, tapi dia tidak ingin mengecewakan ibunya. Maka dengan sangat terpaksa dia mengambil sebatang panah dan mengarahkannya pada Tumang. Setibanya di rumah dia menyerahkan daging Tumang pada ibunya. dayanng Sumbi yang mengira daging itu adalah daging rusa, merasa gembira atas keberhasilan anaknya.

          Segera setelah pesta usai Dayang Sumbi teringat pada Tumang dan bertanya pada pada anaknya dimana Tumang berada. Pada mulanya Sangkuriang merasa takut, tapa akhirnya dia mengatakan apa yang telah terjadi pada ibunya. Dayang Sumbi menjadi sangat murka, dalam kemarahannya dia memukul Sangkuriang hingga pingsan tepat di keningnya. Atas perbuatannya itu Dayang Sumbi diusir keluar dari kerajaan oleh ayahnya. Untungnya Sangkuriang sadar kembali tapi pukulan ibunya meninggalkan bekas luka yang sangat lebar di keningnya.Setelah dewasa, Sangkuriang pun pergi mengembara untuk mengetahui keadaan dunia luar.

Beberapa tahun kemudian, Sangkuriang bertemu dengan seorang wanita yang sangat cantik. Segera saja dia jatuh cinta pada wanita tersebut. Wanita itu adalah ibunya sendiri, tapi mereka tidak saling mengenali satu sama lainnya. Sangkuriang melamarnya, Dayang Sumbi pun menerima dengan senang hati. Sehari sebelum hari pernikahan, saat sedang mengelus rambut tunangannya, Dayang Sumbi melihat bekas luka yang lebar di dahi Sangkuriang, akhirnya dia menyadari bahwa dia hampir menikahi putranya sendiri. Mengetahui hal tersebut Dayang Sumbi berusaha menggagalkan pernikahannya. Setelah berpikir keras dia akhirnya memutuskan untuk mengajukan syarat perkawinan yang tak mungkin dikabulkan oleh Sangkuriang. Syaratnya adalah: Sangkuriang harus membuat sebuah bendungan yang bisa menutupi seluruh bukit lalu membuat sebuah perahu untuk menyusuri bendungan tersebut. Semua itu harus sudah selesai sebelum fajar menyingsing.

              Sangkuriang mulai bekerja. Cintanya yang begitu besar pada Sangkuriang memberinya suatu kekuatan aneh. Tak lupa dia juga menggunakan kekuatan yang dia dapat dari ayahnya untuk memanggil jin-jin dan membantunya. Dengan lumpur dan tanah mereka membendung air dari sungai dan mata air. Beberapa saat sebelum fajar, Sangkuriang menebang sebatang pohon besar untuk membuat sebuah perahu. Ketika Dayang Sumbi melihat bahwa Sangkuriang hampir menyelesaikan pekerjaannya, dia berdoa pada dewa-dewa untuk merintangi pekerjaan anaknya dan mempercepat datangnya pagi.

            Ayam jantan berkokok, matahari terbit lebih cepat dari biasanya dan Sangkuriang menyadari bahwa dia telah ditipu. Dengan sangat marah dia mengutuk Dayang Sumbi dan menendang perahu buatannya yang hampir jadi ke tengah hutan. Perahu itu berada disana dalam keadaan terbalik, dan membentuk Gunung Tangkuban Perahu(perahu yang menelungkub). Tidak jauh dari tempat itu terdapat tunggul pohon sisa dari tebangan Sangkuriang, sekarang kita mengenalnya sebagai Bukit Tunggul. Bendungan yang dibuat Sangkuriang menyebabkan seluruh bukit dipenuhi air dan membentuk sebuah danau dimana Sangkuriang dan Dayang Sumbi menenggelamkan diri dan tidak terdengar lagi kabarnya hingga kini.